Berwisata di Air Terjun Bidadari Sentul Paradise Park

  • Friday, December 02, 2016
  • By Dewi Rieka
  • 2 Comments

Dear Readers,

Libur sekolah sebentar lagi!
Aku mau mengajak kalian ke Air Terjun Bidadari di Sentul, Bogor. Tempat wisata ini cukup hits di Bogor. Jadi penasaran penampakannya, hehe. Yuk, berangkat!

Air terjun bidadari di Sentul Bogor

Dari Bogor, kami lewat tol dan keluar di pintu tol Sentul City. Sebenarnya kalau mau lewat jalan biasa juga bisa kok, lewat Jalan Baru lebih dekat. Berhubung kami terkecoh dengan tulisan blogger di blognya yang bilang air terjun ini letaknya di Sentul City, hiks. Salah besar ya,  yang benar sih Pasar Ah Poong dan Eco Art Park yang ada di Sentul City. 


Butuh waktu perjalanan sekitar 50 menit hingga 1 jam dari pintu Tol Sentul City untuk mencapai kawasannya karena kami sibuk bertanya pada warga sekitar. Itu juga pakai bantuan GPS. Hehe. Lebih ampuh GPS manual sih, alias Gunakan Penduduk Sekitar alias berhenti dan bertanya pada penduduk asli, hehe.

Pemandangan sepanjang jalan juga asyik. Jalannya berkelok-kelok seperti kalau jalan-jalan ke Puncak Bogor. 


Pemandangannya indah.
Ada jurang di sebelah kiri kita yang dalamnya hehe menggetarkan hati. Semakin melaju, jalanan yang kami lalui pun terus menanjak dan makin berliku.

Jalanannya rada jelek dan berbatu juga di beberapa bagian. Kalau wajah orang, ini lagi jerawatan parah, hihi. Aduh gawat ini mobil imut Oma Nailah! 


Beralamat di Desa Bojong Koneng, Sentul Kabupaten Bogor. Kami melewati Jalan Raya Cijayanti dan menempuh sekitar 22 Km, Readers!

Kalau dari Bogor Kota,  bisa juga lewat Cimahpar katanya. Coba nanti aku ceki-ceki lagiii. Aduh, ini beneran travel blogger ala-ala, hihi.



Akhirnya, ada keramaian dan spanduk yang bertuliskan Sentul Paradise Park. Horee, apakah kita sudah sampai?

Olala, jangan senang dulu.
Spanduknya hanya PHP. Ternyata perjalanan kalian masih panjang dan berbatu! Ayo, semangat, semangat yang mau menjelajahi air terjun Bidadari.

Oh tidak, sekarang jalanannya benar-benar rusak dan berbatu. Apalagi di musim hujan seperti sekarang. 

Kami hanya bisa terpana melihat deretan mobil sedang berjibaku menyusuri jalan rusak parah itu. Terbayang kalau hujan, pasti jadi arena road race, mandi lumpur! 

Aduh, aduh, ada mobil sedan ceper imut berusaha melalui lubang- lubang gede dan jalanan berbatuan. Kebayang, supirnya sudah mandi keringat! 

"Lewat mana?"
"Ikuti saja, Pak. Sebentar lagi sampai!"
Oh, really?



Akhirnya, ada gapura Sentul Paradise Park!
Eng ing eng, tapi perjalanan sepertinya masih jauh. Kami melihat mobil Brio sedang berjuang di kejauhan. Jalanannya masih sama, huhu. Jerawatan parah! Mamaku merapal doa keselamatan.

Tak lama, nampak parkiran yang luas. Aku membatin. Apakah kami kudu jalan kaki menuju air terjun Bidadari? Semoga tidak, aamiin! Alhamdulillah, akhirnya tiba juga!

Kami menuju ke loket dan menemukan harga tiket masuk yang fantastis. Per orang kudu membayar Rp40.000 karena saat itu kami datang pas sedang masa liburan. Harga yang sama juga berlaku bila weekend. Untuk hari biasa Rp25.000 per orang. Lumayan mahal juga ya. Ya iyalah, aku datangnya rombongan hihi.



Untungnya, air terjun Bidadari ini tak perlu berjalan kaki jauh. Jadi berakhir sudah petualangan kami menempuh jalan ala reli hihi. Berdoa semoga hujan tidak mengguyur, bisa hancur mobilnya!

Hanya jalan kaki sebentar, kami sudah sampai ke air terjun fenomenal ini. Fenomenal karena perjalanannya yang membuat sport jantung.

Karena masih suasana libur sekolah, ramai sekali. Di tengah kawasan wisata, ada kolam renamg untuk bermain air dipenuhi orang. Berasa jadi cendol niiiih, hehe. 




Yang melegakan hati setelah perjalanan panjang dan kantong mendadak bolong adalah air terjunnya memang cantik. Cukup tinggi dan airnya melimpah. Duh, jadi takut kalau longsor gimana? Air bah? Plis deh, ini pejalan nggak santai, parnoan!

Pemandangan sekitar air terjun berupa bukit-bukit menghijau pun memanjakan mata. Sejauh mata memandang bukit-bukit dan pegunungan menghampar. Cakeep!

Walau air terjunnya tidak terlalu tinggi, sekitar 40m tapi aliran airnya deras. Banyak orang mandi di bawah air terjun itu padahal tidak terlalu luas kolamnya.

Tapi memang menyenangkan mandi berendam beramai-ramai di bawah air terjun asal hati-hati ya. Waspadai perubahan cuaca mendadak terutama di musim hujan.

Oh iya, ternyata air terjun ini disebut air terjun Bidadari karena jika selesai hujan, sering nampak pelangi disana. Wah, cantiknyaa kalau betul begitu ya, Readers!

Air terjun sudah banyak dikenal penduduk Bogor, hanya dahulu masih disebut air terjun Bojong Koneng sesuai nama desa tempat air terjun ini berada. Setelah kawasan air terjun ini dikelola pihak swasta, kawasan wisata ini berganti nama menjadi Sentul Paradise Park. 

Alde excited saat melihat penampakan air terju yang gagah ini. Maklum ini kali pertama ia melihat langsung air terjun. Gawat, anak lanang bahkan memaksa mandi di sungai dulu. Sayang, kami nggak persiapan berenang jadi nggak bawa baju ganti, hiks. Mewek deh Alde. Cup, cup, Nak...

Kawasan air terjun ini luas juga lho.
Tersebar saung untuk bersantai di sekitar air terjun dan bisa disewa untuk tempat bersantai atau makan siang.

Yang lapar, bisa pesan makan di warung-warung yang berdiri di kawasan Sentul Paradise Park. Yang ingin berenang, ada persewaan ban renang. Untuk anak-anak yang suka olahraga yang bikin deg-deg serr ada permainan flying fox. 

Sayangnya, kami tak berlama-lama nongkrong disana karena mendung sudah menyelimuti. Takut hujan deras. Kebayang gimana ancurnya jalanan kalau hujan? Huaa, nggak kebayang, deh! 

Pulangnya, mobil nyaris kandas dan kami pun terpaksa turun dan berjalan kaki hahaha. Iya, mobilnya imut tidak cocok untuk perjalanan ala off road seperti ini.

Sebenarnya, bagus tempat wisatanya lho tapi lebih keren kalau dikelola lebih baik lagi terutama jalanan menuju tempat wisata yang rusak berat.

Jadi saranku untuk yang ingin berwisata ke Sentul Paradise Park, datanglah pagi-pagi karena biasanya siang dikit Bogor diguyur hujan.

Terus, disarankan pakai mobil yang tinggi biar nggak kandas di tengah jalan, hehe. Terakhir, jangan pakai high heel nanti terjengkang, Readers! Its very dangerous!







You Might Also Like

2 comments

  1. cocok nih buat liburan tahun baru ntar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, adrenalline rush hihi sekalian berpertualang..

      Delete