Festival Panen Padi di Lampung Timur

Festival Panen Padi di Lampung Timur. Ketika Mbak Donna mengabarkan kalau Indonesia Corners mendapat undangan festival panen padi dari Pemkab Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Waah, Aku langsung antusias untuk berangkat. Tahu saja sih, aku ingin sekali ke sana?

Sambil deg-degan juga hehe dapat izin nggak yaa dari si dia. Tapi kebetulan aku ada rencana mau ke Bogor jadi sekalian jalan.

Bertualang Menuju Lampung Timur

Berdua bareng Mia Kamila, aku berangkat tanggal 01 Maret dari Semarang naik kereta api ekonomi Jayabaya pukul 18 41 dan tiba pukul 01.16 wib. Acara di Lampung Timur diadakan 02-05 Maret.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Jadilah, kami mengatur jadwal agar bisa tepat waktu tiba di Lampung. Apalagi, acara festival utama yaitu Festival Panen Padi berlangsung tanggal 02 Maret pagi. 

Tiba di Stasiun Pasar Senen nyaris pukul 02 pagi buta, tanpa sempat tidur di kereta karena silau kami pun memesan Go Car. Deg-degan nggak sih, naik Go Car pagi buta ke bandara?  Kalau diculik, kumaha? 

Alhamdulillah, dapat supir yang ramah dan ternyata pernah tinggal di Semarang juga jadi obrolan cair. Tiba di Bandara Soetta, kami langsung cek in dan karena banyak yang duluan mau berangkat, yang nyaris telat itu didahulukan dong. Antrian lumayan mengular padahal masih pukul 04.00 pagi.

Akhirnya, naik pesawat juga. Perjalanan Jakarta-Bandar Lampung hanya 30 menit! Saking lelahnya, aku sampai nggak terasa saat landing dan mendarat. Padahal biasanya tegang banget haha.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Tiba di Bandara Radin Inten, kami bertemu anggota Indonesia Corners lain yang ternyata satu pesawat. Ada Mbak Evi Indrawanto, Mbak Raiyani Muharramah, Sulung Siti Hanum, Astari dan Indah  Fajarwati yang nampak ngantuk dan lapar. Maklum, pagi buta sudah merapat ke bandara, hehe. Duh, jadi grogi nih jalan dengan para travel blogger betulan, hihi.

Kami dijemput blogger hits Lampung Bang Indra Pradya, lalu mampir di minimarket menunggu rombongan Bang Endri dan Bang Yopie beserta asisten blogger merangkap istri tercinta, Mbak Rahma. Keduanya mesra banget lhoo, so sweet.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Hadir juga Om Nduut aka Yayan, blogger Palembang! Ia baru dijemput di stasiun kereta. Kami sudah berteman sejak zaman Multiply dan ia yang menjadi endorser buku pertama Anak Kos Dodol! Akhirnya kami berjumpa! Aakk!

Nggak sempat mampir sarapan, dua mobil yang dikendarai Bang Indra dan Bang Yopie pun meluncur ke Lampung Timur. 

Sekelumit Tentang Lampung Timur

Kabupaten Lampung Timur diresmikan tahun 1999. Semboyannya Bumei Tuah Bepadan. Ibukotanya di Sukadana dengan penduduk sekitar satu juta lebih. Jarak dari Bandar Lampung sekitar 91 km, sedangkan dari Bandara sekitar 80 km. Lampung Timur adalah daerah nomer dua penghasil padi terbanyak di Lampung. Lumbung padinya Provinsi Lampung nih.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Terkenal dengan potensi pertaniannya. Bupati Lampung Timur, Ibu Chusnuniah Chalim yang ingin mengembangkan potensi lain daerahnya yaitu sektor pariwisata. Tak tanggung-tanggung,


Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengadakan 22 festival tahun ini! Wow. Termasuk Festival Panen Padi ini dan Festival Way Kambas November nanti.

Baiklah, mari kita menjelajah!

Perjalanan tak begitu terasa karena  sepanjang jalan ngobrol dan ketawa melulu melintasi Jalan Raya Pantai Lintas Timur Sumatera. Hanya perut keroncongan hihi minta diisi.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Bang Endri tak hentinya bercerita, memperkenalkan nama kawasan yang kami lewati. Mulai dari Bantul, Pekalongan hingga Jepara. Aih, beneran ini kami di Lampung?


Ya, daerah Lampung memang banyak transmigran hingga nama daerahnya pun menyerupai Jawa. Bahkan ada banyak desa yang rumahnya berukiran Bali dan ada pura nya, kampung Bali.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017


Festival Panen Padi Lampung Timur

Satu setengah jam kemudian, kami tiba di sebuah lapangan di Kecamatan Raman Utara, tempat acara Festival Panen Padi dipusatkan. Sudah terdengar meriah lesung bertalu dalam acara lomba musik lesung. Bikin penasaran tapi perut lapar. Akhirnya kami sarapan nasi pecel dulu, hehe.

Festival Tanam Padi Lampung Timur 2017
Siap berpawai di Festival Panen Padi Lampung Timur (Foto Raiyani Muharramah)

Tahun ini, hasil panen padi Kabupaten Lampung Timur naik dibandingkan tahun lalu.  Kegembiraan dan rasa syukur inilah yang membuat Pemkab Lampung Timur menyelenggarakan festival panen padi pertama tahun ini. Juga untuk menyemangati para petani Lampung Timur.


Festival Panen Padi Lampung Timur 2017


Rencananya, acara ini akan diadakan setiap tahun untuk menggairahkan pariwisata Lampung Timur.

Festival Tanam Padi Lampung Timur 2017
Siap-siap.pawai traktor hias 

Sayangnya, acara lomba musik lesung selesai begitu kami selesai makan. Tak lama kemudian, Gubernur Lampung, Kak Ridho Ficardo yang ganteng beserta Ibu Chusnuniah Chalim, Bupati Lampung Timur tiba di TKP setelah melakukan upacara panen padi bersama yang juga tidak sempat kami hadiri, hiks. Kerumunan warga yang antusias kian menyemut.
Festival Panen Padi Lampung Timur 2017
Berpose dengan traktor hias panasnya ajiib yaa (pic: Hanum) 

Bu Bupati bahkan mengendarai motor sendiri lho diiringi pejabat dan staf Kabupaten Lampung Timur. Beliau nampak sumringah, tak terganggu dengan cuaca terik yang bikin kami jajan es oyen hihi. Selain lomba lesung, diadakan juga pameran berbagai hasil pertanian dan kerajinan masyarakat Lampung Timur. Meriah!
Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Pak Gubernur ganteng dan jajarannya disambut tari Sugih Pengunten dan tari panen padi oleh siswi-siswi sekolah Lampung Timur. Penampilan memikat walau siang terik bikin belang muka akuh. Setelah itu, Pak Gubernur membuka pawai traktor hias yang meriah dan unik.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017
Berpose dengan dedek emesh peserta pawai 

Biasanya, pawai kendaraan hias pakai mobil ya, di Lampung Timur adanya semacam gerobak ditarik traktor warga! Kendaraannya dihias cantik dengan hasil bumi.

Festival panen padi Lampung timur
Arak-arakan peserta pawai (Foto: Raiyani Muharramah)

Para pelajar berkostum cantik dari barang daur ulang atau kostum kebaya dan pak tani. Masyarakat antusias sekali hari itu! Setelah itu, kami diajak makan siang di pendopo dan berfoto bersama Kak Idho dan Kak Nunik.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017
Berpose dengan Kak Idho Gubernur Lampung dan Bu Nunik Bupati Lamtim


Bu Chusnuniah memang kreatif ya, memadukan acara pertanian dengan pariwisata. Semoga pariwisata Lampung Timur bisa bergairah juga seperti kabupaten lain. Aamiin, Great Job, Ibu Nunik dan Lampung Timur! 

You Might Also Like

18 comments

  1. Pengen ke sana lagi, semoga Bu Chusnunia mau ngundang kita ke Festival yang lain ya

    ReplyDelete
  2. Seneng banget mbah Dedew bisa datang ke Lampung & bisa jalan rame2 di sini.
    Kapan2 kita ke Lampung Timur lagi ya mbak, sama ke kabupaten lain tentunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas yopi, makasih banget yaa, moga bisa ke kiluan dan.pantai Lampung yang cantiik

      Delete
  3. Tetep, yang paling seru saat wefie sama pak Gubernur. Hahaha. Btw, IG aku belom di folbek om Ridhoooo.

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iyaa ngga bosen foto bareng wong ganteng

      Delete
  4. wih karnaval, lama aja gak lihat kegiatan kayak gini. Moga bisa ketularan pergi ke sana suatu saat nanti. :D

    ReplyDelete
  5. Mantap Mbk, Lamtim makin kece, semoga pertanian Lampung makin berkilau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin wisatanya juga makin bersinar ya maak..

      Delete
  6. wah asik bgt bisa jalan2 kece ke Lampung lihat acara budaya kayak gitu. apalagi berangkatnya pake nama 'blogger', hehe.. berasa jalan2 penting XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya lina, soalnya ada misi, bantu mempromosikqn wisata daerah itu lewat blog dan medsos, jadi hepi luar biasa :)

      Delete
  7. Dalam budaya agraris itu banyak sekali konten lokal yang sangat unik kalau diangkat untuk pengetahuan. Semoga semakin banyak kabupaten yang membuat acara seperti ini. Dengan begitu masyarakatnya semakin paham mengenai lingkungan tempat tinggal mereka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba, harus tahu keunikan mereka dan mengemasnya dgn oke yaa..

      Delete
  8. Pengen balik lagi deh apa lagi singgah di rumah dinasnya ibu chusnunia .. jamuannya melimpah ...

    ReplyDelete
  9. Seru, ya... Jadi pengen ke Lampung, nih

    ReplyDelete
  10. lampung... kayake asik banget mbak. jadi pengen ke sana. huhu

    ReplyDelete