Ngopi & Baca Buku di Maraca Books & Coffee Bogor

Ngopi & Baca Buku Asyik di Maraca Books & Coffee Bogor. Hai Pejalan Santai! Masih edisi Liburan Lebaran nih, hehe. Lama banget siih liburannya! Hihi. Pas banget nih habis ngetwit #PesonaKopiIndonesia terus nulis ini.

Maraca Books & Coffee Bogor
Maraca Books & Coffee Bogor 

Saat sedang ngos-ngosan jalan pagi di seputar Kebun Raya Bogor tertarik tulisan Maraca Books & Coffee di seberang jalan.  What, Maraka? Ulala, ternyata ini kafe yang beberapa waktu lalu dipajang fotonya di Instagram Mbak Ratna Amalia, hihi.  Di sini sering diadakan workshop seperti fotografi atau lettering art. Penasaraan!

Maraca Books & Coffee Bogor
Maraca Books & Coffee Bogor tampak depan (Foto: rinamutiadewi.com)

Keesokan harinya, merapat deh ke sana, naik Gojek jelang Magrib. Niat banget! Haha. Habisnya, kalau tidak dipaksakan aku mager banget orangnya. Tiba di TKP, langsung jatuh cinta dengan suasananya. Kafe ini berukuran mungil tapi nyaman. Terletak bersebelahan dengan D'Palma Guest House dan tak jauh dari Lapangan Sempur.

Maraca Books & Coffee Bogor
akk bukuuu seruu


Maraca Books & Coffee Bogor
Maraca Books & Coffee Bogor suatu siang

Saat itu, pengunjungnya ramai, banyak yang nongkrong sambil bikin tugas. Dan begitu pintu dibuka aroma wangi kopi menyerbu hidung. Glek! Jujur, yang bikin aku penasaran adalah bukunya. Hehe. Beneran, rak bukunya menggoda. Koleksinya tidak terlalu banyak tapi bagus-bagus. Sukaaak!

Maraca Books & Coffee Bogor
nggak kebagian di dalam kafe

Alhamdulillah, dapat meja di sudut kafe. Langsung deh pesan Hazelnut Latte Ice Rp28.000 dan Strawberry Milk Rp18.000 dan bayar di kasir.

Meja saji dipenuhi toples berisi biji kopi dari berbagai daerah di Nusantara diantaranya kopi Mandailing, Pengalengan, Flores Bajawa, Bali Kintamani hingga Toraja Yale. Wangiii.

Maraca Books & Coffee Bogor
enakan di sofa empuk 

Maraca Books & Coffee Bogor
main game card sampai ngikik geli

Olala, ternyata aku salah sebut, dong. Kafe ini namanya Maraca Books & Coffee, dibaca Maraca, pakai C bukan Maraka! Hihi.

Maraca, adalah bahasa Sunda untuk membaca. Tepok jidat, kok baru nyadar seeh! Tagline nya pun kece Sipping Book, Reading Coffee. Awalnya, Maraca adalah tempat persewaan buku yang lalu disulap jadi kafe buku. Pemiliknya pun gila baca dan buku-buku di sini diperbarui berkala.

Maraca Books & Coffee Bogor
recommended book great job Sophie

Maraca Books & Coffee Bogor
Tiramisu latte yang yummiii

Untuk makanannya, pilih Tuna Sandwich. Sambil menunggu, aku dan Alde pilih-pilih buku. Pilihan jatuh pada Rumah Cokelat Sitta Karina dan Alde baca komik. Sayangnya, buku untuk anak sedikit ya, hehe. Kami berdua langsung asyik menekuri bacaan. Dasar kutu buku!
Maraca Books & Coffee Bogor
onion ring sudah keburu dimakan haha 

Tak lama, pesanan kami tiba. Kusesap Hazelnut Latte Ice, enyaak! Alde sibuk dengan susunya. Roti isi berbentuk segitiga langsung kami lahap. Sedaap. Beberapa saat kemudian, azan Magrib berkumandang. Duh, salat di mana ya?

Maraca Books & Coffee Bogor
barista yang lincah dan ramah

Alhamdulillah, ternyata kafe ini punya tempat salat yang dilengkapi mukena. Nggak nyangka deh. Biarpun antre, tetap bisa salat tepat waktu. Bosan baca buku, Alde tanya password WIFI. Asyik deh nonton Youtube, hihi jarang-jarang boleh Yutuban, mamaknya fakir kuota, Sis!
Maraca Books & Coffee Bogor
baked rice tuna

Maraca Books & Coffee Bogor
tuna sandwich

Orderan awal tandas, aku order lagi Baked Rice Tuna dan sebotol air mineral. Yummi deh. Suasana tambah meriah kedatangan rombongan keluarga. Baristanya lincah dan ramah melayani tamu, meracik kopi. Keren!

Maraca Books & Coffee Bogor
Abis Magrib masih mejeng eykeh hihi

Sayangnya, kafenya terlalu kecil hehe semoga nanti bisa diperluas ya, aamiin!  Nggak berasa, berjam-jam kami nongkrong di sana. Pulangnya nyaris pukul 20.00! Aww, jarang banget aku pulang malam, haha.  Betah, nggak mau pulang maunya digoyang! Kelar deh baca satu novel.

Kali kedua, aku main ke Maraca bareng Alde dan Nailah. Si kakak ngambek pengen ngafe juga. Baiklah. Kami bertiga tiba di Maraca sekitar pukul 12.31. Setelah mampir di Bogor Cokelat dan Musain, museum milik LIPI.

Maraca Books & Coffee Bogor
homey bikin betah

Langsung order Tiramisu Latte Ice Rp28.000 dan Lychee Ice Tea Rp19.000. Plus camilan Onion Rings Rp22.000. Lattenya enak dan Onion Ringsnya lebih padat. Sukak.

Kali ini dapat buku Hati Yang Gembira adalah Obat karya Sophie Navita, pemeran Mamaknya Dedew di Anak Kos Dodol The Movie. Istri Pongky Barata pemeran Pak Maslan, penjaga kos di film yang sama, berubah profesi dari artis dan MC menjadi konsultan makanan sehat.

Maraca Books & Coffee Bogor

Keren banget deh Sophie, bukunya menginspirasi banget. Semoga bisa bikin buku sekece ini. Aamiin! Salah satu kutipan bukunya yang menyentakku adalah Love Yourself First. Plak! Mau beli ah buku ini!

Capek baca, Alde memgunduh game, sedangkan Nai mewarnai buku dengan krayon yang tersedia di kafe, dia juga main TTS.

Maraca Books & Coffee Bogor
serius numpang baca haha aji mumpuung

Terakhir, mereka menemukan game card di rak buku lalu keduanya asyik main, haha. Kami lalu order Peach Ice Tea Rp19.000 dan Butter Rice with Chicken Patty Crumbs Rp28.000. Kedua jenis teh yang kami pesan ada potongan buahnya, yumm. Girang deh bocah.

Alhamdulillah, siang yang menyenangkan di Maraca Books & Coffee Bogor. Semoga sukses ya, Maraca! We love you!

Maraca Books & Coffee 
Jalan Jalak Harupat No.9 Bogor
Jam Buka: Senin-Minggu 09.00-23.00 WIB kecuali Jumat pukul 15.00-23.00 WIB. 

You Might Also Like

7 comments

  1. mural di temboknya cantik banget, detail :)

    ReplyDelete
  2. Bukunyaaa....mataku langsung ijo Mbak Dew

    ReplyDelete
  3. Pengen tempat yang kayak gini, buat nongkrong siang seru banget :-D

    ReplyDelete
  4. Bukunya ada magnetnya kali yak, kok kayak narik-narik hati saya buat mampir, hehehhe

    ReplyDelete
  5. Kita belum sempat temu kangen di Bogor nih Mba. Hehehe

    ReplyDelete
  6. Gagal fokus baca tulisanx Dew, pesanan makanan dan minumannya sepertinya gak brenti2 ya? 😄

    ReplyDelete
  7. Waaa asek tempatnya mba dew, masih terjangkau pula. Ntar pas balik Bogor nyobain nongki dimari ah...

    ReplyDelete