Menikmati Hari Seru di Mandiri Jogja Marathon 2019

Dear Temans, Minggu Subuh (28/04), aku sudah standby di Candi Prambanan! Ikutan seseruan 7500 pelari dan partisipan di event #MandiriJogjaMarathon2019! So excited! Dari Semarang, aku dan blogger Semarang berangkat pukul 1 malam demi bisa mengikuti acara ini tepat waktu.
Liputan Mandiri Jogja Marathon 2019 (Foto: Dini Lintang)
Yup, Olahraga lari memang sedang hits yang beberapa tahun belakangan ini. Dimana-mana berdiri komunitas lari yang punya anggota cukup banyak. Di Semarang, ada komunitas Semarang Runners yang giat mengedukasi masyarakat bagaimana cara berlari yang baik dan benar. Blogger Gandjel Rel pernah diajak lari-lari cantik bareng Semarang Runners di stadion.

Mandiri Jogja Marathon 2019
Bersama Sri Sultan HB X (Foto: Dini Lintang) 

Oh iya, teman SMAku juga ada beberapa yang suka lari dan ada yang sering berkeliling daerah bareng suaminya mengikuti ajang lari mulai dari maraton di Bali, Makassar hingga event di Singapura! Menurut Indah, lari membuatnya makin kompak dengan sang suami! So sweet!

Jadi nggak heran kalau aku excited mendekati norak, hihi. Dari semalam sudah rempong menyiapkan apa saja yang harus dibawa untuk acara yang bakal berlangsung seru, lokasi startnya saja di Candi Prambanan yang tersohor. Ah, akhirnya bisa kembali ke Jogja lagi! Awal April sudah berencana ke Jogja untuk ketemu Mas Pemred, tapi batal, eh ada rezeki job liputan di ajang ini. Pucuk dicinta, ulam tiba.

Iyaaa, Kurang eksotis apa ya. Kebayang deh, berlari sambil menikmati keindahan alam pedesaan Jogja. Sayang sekali kalau yang mengaku pencinta lari melewatkan ajang ini. Ternyata, Mas Jarwadi, blogger Jogja yang juga pelari, ikutan acara ini.

Mandiri Jogja Marathon 2019
Siap-siap mulai lomba lari 

Subuh sudah nongkrong di Prambanan (Foto: Irfa Hudaya)

Kemeriahan Jogja Marathon ini begitu terasa lho di Jogja. Semua hotel dan penginapan sekitar Kalasan juga penuh. Sudah disewa oleh para pelari dan partisipan. Bersyukur banget nih para pemilik penginapan ya full booked! Belum lagi, rumah makan dan warung bakal dipenuhi pelanggan!

Tadinya, aku dan Mbak Irfa mau menyewa kamar hotel. Tapi cari-cari di beberapa situs hotel, penuh semua! Untung, dari Semarang ada empat teman lain yang ikut liputan jadi kami bisa sewa mobil. Alhamdulillah.

Dengan driver jempolan Koko yang ternyata  punya job sampingan pembalap nasional, kami bisa tiba di Prambanan tepat waktu. Walaupun sempat deg-degan dan terguncang-guncang diatasi mobil, haha. Untung selamat ya, Alhamdulillah!

Berlari di Candi Prambanan (Foto: Dini Lintang)

Mandiri Jogja Marathon 2019
Salat Subuh di Musala mobile (Foto: Rendy Doroii)

Masih pukul empat pagi kami tiba di kawasan Candi Prambanan. Teman-teman menunaikan salat Subuh dahulu sebelum merapat ke venue. Antusiasme pelari terasa sekali. Sudah berkumpul ribuan pelari terutama kategori maraton  dan half maraton yang rencananya mulai pukul 05 pagi. Disana-sini pelari dengan kaus komunitas sudah melakukan pemanasan.

Jadi, Bank Mandiri bersama Pemerintah DIY sudah menggelar ajang olahraga berskala internasional rutin setiap tahun dan selalu berhasil menyedot animo dan antusiame peserta dan partisipan.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Bersama Ibu Rini Soemarmo Menteri BUMN
Foto: Dini Lintang 

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Finish lho benar-benar strong runner

Memasuki tahun ketiga acara ini, agak berbeda karena Mandiri Jogja Marathon mengusung tema budaya dan pariwisata. Ya, ajang olahraga juga berpadu dengan pengenalan  kebudayaan setempat agar lebih dikenal ke mancanegara. Pas banget kan acaranya berpusat di Candi Prambanan yang indah.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Bareng Blogger yang hadir liputan MJM (Foto: Ayu K)

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Muka lelah tapi bahagia 
Agar penyelenggaraan acara berjalan lancar, pemerintah daerah melakukan perbaikan fasilitas umum yang ada di desa sekitar Prambanan misalnya perbaikan jalan desa di jalur maraton, renovasi toilet dan fasilitas umum.

Seseruan dengan Punakawan (Foto: Ayu K)

Ternyata, tak hanya para pelari yang berkompetisi, diadakan juga dua kompetisi di sembilan desa yaitu lomba bersih-bersih desa serta pemandu sorak. Agar para penduduk desa makin semangat berlomba, ada hadiah keren, dong.

Medali Finished 10K (Foto: Tirami)

Hadiahnya nggak tanggung-tanggung. Ada sepasang sapi, sepasang kambing hingga uang tunai untuk pemenang! Wow, wow, kambing dan sapinya so sweet ya berpasangan! Hihi. Jadi, pas acara, para pelari akan mendapat suntikan semangat dari warga desa di sepanjang rute lomba. Mereka berpakaian adat dan bersorak menyemangati peserta. Seruu!

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Kedai nasi merah di area kuliner

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Pisang gratis
Kemeriahan event olahraga ini juga dimaksudkan untuk mendongkrak sektor pariwisata yang agak lesu karena melambungnya harga tiket pesawat. Ya, dampaknya terasa nih. Aku masih berusaha menabung bisa piknik naik pesawat nih lagi. Semoga dimudahkan, aamiin.

Diharapkan dengan berlangsungnya event Mandiri Jogja Maraton 2019, nama Indonesia bergaung di dunia internasional, pariwisata Yogya dan Jateng selanjutnya akan lebih semarak lagi.

Oh iya, ajang Mandiri Jogja Marathon 2019 punya beberapa kategori yaitu 5km, 10km, half marathon 21 km hingga full marathon 42 km.  Kalau kalian pilih lari yang mana, Temans? Jangan lari dari hatinya ya.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Beras kencur gratis hehe

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Mbak Jamu yang cantik (Foto: Irfa Hudaya)

Suasana rute di pedesaan (Foto: Latifah)

Yang paling kunantikan sebenarnya adalah  melihat langsung Sri Sultan Hamengkubuwono X,  Dulu tinggal di Jogja nyaris enam tahun belum pernah ketemu langsung. Alhamdulillah, ternyata beliau hadir diacara ini dan melepas para pelari jarak 5km! Iyaa, rezeki mamak solehah, aku bahkan bisa foto bareng beliau. Bikin aku senyum-senyum sendiri sepanjang acara ini digelar. Haha.

Selanjutnya, Untuk kategori 10 km akan dilepas langsung oleh Bu Rini Soemarno, Menteri BUMN pukul 06.30, dan kerennya, Bu Rini juga ikutan lari jarak 5km,  kalian harus setrong seperti Bu Rini ya.

Kata Bu Rini, beliau terkesan banget dengan antusiasme peserta mulai dari generasi milenial hingga angkatan kolonial, haha. Ternyata, banyak bapak-bapak seumuran abahku ikutan dan berhasil masuk finish!

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Piknik di Prambanan 

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Seseruan bareng Sahabat (Foto: Ayu K)
Start masih 30 menit lagi, Sudah siap-siap lho para pesertanya di garis start, Untungnya,  diramaikan oleh MC heboh Ibnu Jamil yang juga pelari dan Conchita Caroline yang syantik sehingga para pelari tidak kram duluan menunggu lomba dimulai.

Meriah banget acaranya. Total hadiah 710 juta, dengan pemenang 48 orang. Tak hanya pelari dari Indonesia, ada pelari asing sebanyak 121 orang dari 11 negara.

Menurut Ibnu Jamil, Pelari dari Jateng yang mengikuti ajang ini sekitar 1800 pelari sedangkan pelari tuan rumah sekitar 26% lhoo. Rata-rata peserta berasal dari komunitas lari di daerah masing-masing. Seperti komunitas Indorunners Solo mengirim 40 pelari di ajang ini.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Ada yang paparazi in kamii (Foto: Ayu K)


Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Peserta balita hehe (Foto: Ayu K)

Jadi, ada 46 komunitas lari dari seluruh Indonesia lho yang memeriahkan acara ini dengan seragamnya masing-masing, mereka sudah pada pemanasan bareng tadi, Seruu!

Menurut Ibnu Jamil, alasan dia berlari dan posting di media sosial karena ingin menularkan virus lari dan hidup sehat kepada masyarakat. Jadi nggak sekadar narsis di media sosial kaaan! Pemuda sehat, Bangsa Indonesia maju.

Muka lelah abis panas-panasan
(Foto: Tirami)

Ternyata, Ada pelari nasional juga lho hadir di Prambanan, yaitu Jauhari Johan, atlet asal Sulsel di cabang lari dan triathlon. Kak Johan berencana  ikutan Olimpiade 2020 lho. Wow, wow target Johan di ajang ini? Ternyata, ia ingin finish 10 km dalam 34 menit! What?

Menurut Kak Jauhari, persiapan ideal para pelari untuk mengikuti #MandiriJogjaMarathon2019 adalah empat bulan. Pelari harus mempersiapkan stamina dan mental untuk mengikuti ajang ini. Tidak boleh memaksakan diri dan tahu batas kemampuannya sendiri.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Foto bareng Ibnu Jamil (Foto: Wiwied)

Kagum deh kegigihan para pelari. Tak lama, satu-persatu mereka tiba di garis finish dan mendapat medali finishing. Tak hanya pelari dewasa, ada juga anak-anak lho. Bahkan Zahra Amalia, pelari berusia 13 tahun berhasil meraih juara 2 kategori 10 km lho.

Tak hanya pelari dan partisipan  bahagia bisa piknik di lokasi seindah Candi Prambanan,, aku dan teman-teman juga happy. Kami mencicipi pisang dan apel gratis, minum jamu dan kopi susu gratis, dapat cashback jajan  aneka kuliner dengan LinkAja. Aku bahkan dapat doorprize dengan cara scan QR code LinkAja di dekat panggung Bahkan, ada penampilan keren ShaggyDog! Horee, what a beautiful day!

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Selamat ya Hilman (Foto: Hilman)

Oh iya, Aku sempat ngobrol dengan salah satu finisher Half Marathon namanya Hilman, mahasiswa UGM jurusan Ilmu dan Industri Peternakan, Fakultas Peternakan. Semester 4 asal Depok. Ia sudah ikut komunitas lari Playon Jogja (afiliasi Indorunner), dan Freeletics Jogja sejak Februari 2018.

“Fakultas saya,  kan dekat Stadion UGM. Nah tiap malam, saya lihat kok banyak orang latihan lari malam-malam. Terus diajak teman untuk join, ya akhirnya ketagihan. Gak lari gak hidup saya sekarang hahahaha,”

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Pemenang dari Kenya untuk 10 km

Mandiri Jogja Marathon 2019 Prambanan
Band Shaggydog

Menurut Hilman, ini kali pertama ia mengikuti Half Marathon. Sebelumnya hanya ikut lari 5 dan 10. Ia pikir, ia tak sanggup karena di KM 13 lututnya nyeri, Alhamdulillah bisa finish juga. Ia mempersiapkan diri selama 8 Minggu untuk ajang ini. Walaupun tidak sesuai target, ia bahagia untuk pencapaiannya.

“Iya, masing-masing desa ada cheering zone dari warga desanya. Seru banget, bener-bener memberi semangat, berkali-kali pengen berhenti dan jalan saja, tapi ketemu cheering zone jadi malah makin cepat larinya,” ujar Hilman berbinar-binar.

Terima kasih ya Hilman, semoga sukses ikutan full marathon seperti cita-citamu! Semoga tahun depan bisa ikutan acara ini hehe seru kayaknya kalau bisa ikutan lari..







You Might Also Like

35 comments

  1. Wah-wah, hadiahnya unik sekali yaa. Sapi dan kambing, jarang banget dan mungkin ini pertama kalinya saya baca soal hadiah lomba maraton yang berbeda ini.

    Seru bisa olahraga bareng, makin semangat juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hadiahnya buat desa-desa sepanjang rute lomba mba, mereka ikut lomba cheering dan bersih desa hehe..

      Delete
  2. Serunyaa makdeww sayangnya belum bisa ikut liputan bareng huhuhuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa coba ikutan mi, meriah pisan kayak acara festival, banyak gretonga., Tahu aja butuh piknik aku..

      Delete
  3. Niat lari ada, kenyataannya yang berat. Bodi, sih, kecil.

    ReplyDelete
  4. Waaa.. pingin banget ikutan. Sayangnya pas acara nyadran. Setu yg ketemu raja Jogja. Dih jadi kangen jogja mbak dew...

    ReplyDelete
  5. Waah . Aku ke candi Prambanan seminggu sebelum ini niihh.. Seru yaa kalau pas ada event gini 😃

    ReplyDelete
  6. Event keren ya ini, bisa mengusung juga budaya lokal. Trus hadiah sapi dan kambing sepasangnya itu lhoooh. .. Sesuatu bangeet!!

    ReplyDelete
  7. Wah, seru banget ya! Tapi kalau saya ikutan lari, ntar kehabisan nafas. Maklum, jarang olah raga. Saya cukup membaca reportase lomba lari saja. Yang penting nggak lari dari kenyataan hidup.

    ReplyDelete
  8. Lomba desa hadiahnya menarik. Bagi orang desa, hewan ternak termasuk harta yang berharga.
    Btw, seru ya event lomba lari ini.

    ReplyDelete
  9. Mbaaa...keren banget euy bisa ikut acara seru ini. Ketemu Bu Menteri & Sultan lagi! Wow.. sukses selalu ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jogjakarta memang istimewa ya.. makin istimewa dg adanya acara2 keren seperti ini..

      Delete
  10. mataku tertuju pada tempat sholat mobilenya, mbak! keren ini.. bisa ditiru para penyelenggara acara supaya menyediakan mushola mobile di venue. karena gak semua venue ada mushola kan

    ReplyDelete
  11. Sampe sekarang aku masih nggak kebayang lho,, itu kok bisa pada lari jauh2 gitu, sampe 5 km, 10 km. Luar biasa yaaa.

    ReplyDelete
  12. Seru banget, Mbak Dedew bisa datang langsung ke Mandiri Jogja Marathon. aku pengen.... :D
    Ada temanku kerja di kantor Pajak, rajin banget ikut event lari. kemarin dia juga datang ke MJM

    ReplyDelete
  13. Seru banget ya acaranya kemarin. Meski pesertanya banyak banget tapi tetep tertib dan ga ada sampah berserakan. Kereen.

    ReplyDelete
  14. Kebayang serunyaa mbak, dan aku gak bisa ikut, hikss.. Salut dengan semua peserta yang semangat sampe di garis finish

    Baca ini bikin semangat pengen latihan lari, karena selama ini aku cuma rutin jalan kaki tiap pagi.

    ReplyDelete
  15. Barokallah Teteh ikutan acara ini, aku tadinya mau ikutan tapi maju mundur wakakak
    ternyata cah semarangan banyak yang ikut. Seru, alhamdulillah ketemu orang-orang keren ya Teh.

    ReplyDelete
  16. Wahh ak ga tu acara ini pdhl tinggal di jogja haha. Tau nya as ke amplaz di hotel ambarukmo ad antri rame2 bazar ternyta adaomba maraton yah. Seru bgt

    ReplyDelete
  17. Bisa foto sama sri sultan itu yang wow banget. Kalo jaman dl kan ga mungkin

    ReplyDelete
  18. Ya ampyun seruuu..plgi bisa disopirin Koko yg mmg okey bgt klo jalan malem..haha. ternyata ada komunitas playon toh. Wahhh...pdhl aku jg suka playon..klo antar jemput anakku udh datang..anakku blm siap..haha.

    ReplyDelete
  19. Seru ya acaranya, ada mushola mobilenya juga, memajukan produk lokal juga, waah bagus kalau tiap kota diadakan acara semacam ini

    ReplyDelete
  20. Dengan adanya ajang marathon skala internasional ini, daerah ikut kecipratan ya mbak. Entah dari segi perbaikan infrastruktur maupun menggerakkan roda ekonomi. dan yang paling seru dari acara liputan seperti ini adalah reuni dengan sesama blogger 😁

    ReplyDelete
  21. Widiih keren banget. Bisa finish strong. Bisa foto2 ama Sultan lagi. Saya baru tahu boleh wefie sama beliau

    ReplyDelete
  22. wah seru banget ya.biasanya ikut yang dijakarta doang belum pernah ikut yang di luar jakarta . next mau coba ah http://www.langkahdody.com

    ReplyDelete
  23. Aku ikut ajang yang tahun lalu, 21 km. Tapi sekarang udah pensiun lari-larian gini, capek. Ahahaha

    Memang seru sih mbak, selama lari itu, setiap masuk desa, pasti ada yang nari, yang nyanyi, pokoknya rame deh. Pelari yang liat itu tuh langsung semangat lagi.

    Disamping itu, udara di Jogja itu masih bersih banget, jadi lari jauh pun enak.

    Semoga tagun depan acara ini bisa berlangsung lagi ya

    ReplyDelete
  24. Budaya + olahraga kayaknya cocok, ya...

    ReplyDelete
  25. Pengalaman luar biasa ini bisa ikut acara keren banget. Bisa jumpa beberapa orang penting juga. Semangat. Semoga acara serupa banyak diadakan di daerah lain...

    ReplyDelete
  26. Event keren. Beras kencurnya enak kayaknya.

    ReplyDelete
  27. lokasi lombanya keren lewati daerah2 indah ditambah dukungan pendudu, para pelari pasti makin semangat..,
    mudah2an ada pemecahan rekor ya

    mbak, nggak deg2an ngajak Sri Sultan foto bareng?

    ReplyDelete
  28. Wah2 seru bgt bs ketemu Sultan dan Ibnu Jamil jg. Yogyakarta mmg tempat yg tepat utk acara keren begini.

    ReplyDelete
  29. Serunyaaaa rutenya melewati desa ya mbak.

    ReplyDelete
  30. Seru dan ramai ya Mbak. Mbak Dew ikut lomba larinya juga nggak? Kayaknya kalau ikut seru banget

    ReplyDelete
  31. keren acaranya! eh aku baru liat ada mushola mobile, coba yg ini ada bnyk ya dimana2 biar orang gampang mau sholat :)
    kalo urusan lari, aku jago lari dari kenyataan aja deh hihihi

    ReplyDelete
  32. Gak lari gak hidup ktanya. Lah aku lari rasanya mau mati hahaha

    ReplyDelete