Wisata Batik di Kampung Batik Bubakan Semarang

Wisata Batik di Kampung Batik Bubakan Semarang. Dear Pejalan Santai, Happy weekend! Selamat Hari Kemerdekaan RI ke-72!

Kampung Batik Semarang
Nailah hepii bisa membatik 

Kali ini aku berkunjung ke Kampung Batik Bubakan Semarang. Iyaa, ada Kampung Batik di Semarang! Hihi, aku baru tahu dan senang
akhirnya bisa mampir ke kampung batik ini.

Ternyata, batik Semarang sudah berkembang sejak zaman penjajahan Belanda, nggak kalah pamor dari batik Solo, Yogya atau Pekalongan. Namun usaha batik Semarangan ini jauh bangun kisahnya. Salah satunya adalah batik Tan Kong Tin yang memproduksi batik tulis motif Semarangan namun sayang tutup sekitar tahun 1970.

Kampung Batik Semarang
welcome to kampung batik Semarang

Motif batik Semarang nggak taat pakem motif batik seperti Solo dan Yogya seperti lazimnya batik pesisir. Perajin batik Semarang lebih bebas berkreasi dengan batiknya hehe anti mainstream, yes. Warnanya pun lebih cerah dan berwarna.

Hingga lahirlah motif batik Semarangan seperti motif Lawang Sewu, Tugu Muda, Asem Tugu, Blekok hingga Sri Ratu. Cantik! Jadinya excited banget pas diajak Ezytravel untuk Jelajah Semarang.


Kampung Batik Semarang
beragam aksesori batik 


Asyik, ada acara membatik di Kampung Batik Bubakan! Untuk mencapai kampung batik ini pun tidak susah. Kampung batik ini letaknya tidak jauh dari Kota Lama dan Pasar Johar. Jadi masih di tengah kota deh.

Jika ingin ke sana tinggal cari Bundaran Bubakan, tak jauh dari Hotel Horison Semarang. Tinggal cari gapura bertuliskan Kampung Batik Semarang, masuk deh!

mural cantik di Kampung Batik Semarang

Kawasan Kampung Batik Semarang nggak terlalu luas, dan gerai batiknya pun tidak banyak. Tapi cukup untuk memuaskan penasaran berburu batik Semarangan.  Jangan bayangkan seluas Kampung Batik Pesindon Pekalongan atau Kampung Batik Laweyan Solo, ya.
Kampung Batik Semarang
banyak pilihan batik cantik

Rombongan bergerak ke sebuah kios batik. Pemiliknya menyambut kami ramah. Tiap peserta lalu dibagikan selembar kain yang sudah digambari motif batik. Di depan kami tersedia kompor minyak tanah yang apinya menyala. Wajan kecil berisi cairan malam panas dan cantingnya tersedia. Here we go!

Langsung deh pesertanya sibuk melapisi kainnya dengan malam. Malam atau lilin yang dipanasi ini gunanya untuk menutupi bagian batas yang akan diwarnai agar warnanya tidak meleber.

Kampung Batik Semarang
hati-hati ya memberi warna

Sumpah, Keringatan deh mengerjakan prosesnya hihi. Nggak mudah ya jadi perajin batik! Kudu teliti, tekun dan pantang menyerah! Hehe. Yang tukang ngeluh, hempaskan!

Setelah memberi lilin dan mewarnai kain, proses selanjutnya adalah menjemur hasil karya kami. Setelah itu, baru deh kami berkeliling di Kampung Batik Semarang ini. Kampung batik mulai bersolek dan mulai sering mengadakan event untuk menarik khalayak berkunjung. Salah satunya acara festival batik.

Kampung Batik Semarang
asyiknya belajar membatik

Saat kami berkeliling, rumah-rumah di kampung ini dihiasi mural dengan motif batik dan pewayangan. Salah satu yang menarik adalah mural panjang yang menceritakan sejarah Kota Semarang yang berjudul Adeging Kutha Semarang.

Mural dan lukisan ini menambah apik suasana perkampungan yang cukup padat. Mural ini berada di kawasan Kampung Tengah, tepat di belakang gerai-gerai batik.

Kampung Batik Semarang
salah satu gerai batik di Kampung Batik Semarang

Kami juga keluar masuk gerai batik yang berada di sepanjang jalan. Di sana dijual mulai batik printing seharga Rp50.000, batik cap hingga batik tulis berharga jutaan.

Kalian bisa memilih blus, gaun, kemeja hingga kain bermotif batik. Rangkaian aksesoris dan kerajinan batik dari kalung, gantungan kunci, sandal, sepatu hingga tas pun tersedia.

Batik Semarangan motif Lawang Sewu (Foto:www.batik-tulis.com)


Aku membeli daster batik yang cantik dan adem. Sukaa! Blusnya pun modis dan modern. Pakai batik bikin tambah kece dan pede yaa!

Yang kekinian, ada jaket parka yang trendi lho seperti yang dijual di Zalora. Ya, bahannya agak tebal untuk menghalau dingin dan tentu saja bermotif batik. Kecee! Pengen borong!


Motif batiknya pun khas diantaranya motif Tugu Muda dan motif asem tugu. Alhamdulillah, senang deh bisa menambah ilmu dan pengalaman dengan mengunjungi Kampung Batik Bubakan di Semarang. Yuk, main ke sini dan berbelanja batik khas Semarang. 

Comments

  1. Wah pengen kesini nih, dari kapan hari belum terealisasikan, semoga bisa segera ke kampung batik, kalau kata budirku batik semarang yang bagus di butik anggun, kalau daster kudamas katanya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yaa, aku hanya dua tiga tempat aja pas main, panaaas...

      Delete
  2. batik emang kain no 1 yang indonesia punya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ragamnya kaya banget...ngga hanya Jawa saja punya batik yaa..

      Delete
  3. Kalau bukan karena membaca di blog ini, Aku tidak tahu bahwa di Semarang ada Kampung batik Bubakan. Melihat warna-warni yang cerah menimbulkan perasaan ceria. Motif atau warna-warna batik seperti ini yang paling aku sukai, Mbak Dee

    ReplyDelete
  4. baru tahu kalau di Semarang ada Kampung Batik.
    Kayanya aku harus banyak jalan-jalan sekitaran Semarang nih :)

    ReplyDelete
  5. aku baru tahu kalo di Semarang ada Kampung Batik.
    Harus sering-sering ke Semarang nih kayanya :)

    ReplyDelete
  6. Iiih seruuuuu... pengen banget ke Semarang, tapi blom tau kapan nih terealisasi

    ReplyDelete

Post a Comment