Mengintip Batu Permata di Museum Geologi Bandung

Dear Pejalan Santai,

Sudah lama pengen jalan-jalan di Bandung. Tapi, setiap kesana hanya untuk urusan pekerjaan dan tidak sempat piknik. Misalnya saat ikut kelas menulis buku anak dan event Ngopi Bareng KAI.

Museum Geologi Bandung
Museum Geologi Bandung

Sempat membatin, duh pengen ke Bandung eh tahu-tahu kesempatan itu datang. Aku mendapat job liputan acara Young Entrepreneur Summits di Sabuga ITB. Pas banget saat itu lagi di Bogor, jadi ke Bandung naik mobil travel. Hore!

Tiba di Bandung hari Minggu pagi. Jadi masih ada waktu untuk jalan-jalan sebelum kerja. Acara YES baru mulai pukul 13.00. Suasana Minggu pagi di Bandung, meriah dan macet hehe. Aku memutuskan main ke Museum Geologi dengan ojol.

Museum Geologi Bandung
Museumnya ramai

Museum Geologi Bandung
Antrelah di loket

Setelah menikmati kemacetan jalanan Bandung, akhirnya tiba juga. Letaknya berseberangan dengan Taman Manula. Tak disangka, museumnya ramai! Banyak rombongan anak TK dan SD plus emak-emaknya. Tadinya khawatir, takut sendirian di dalam museum, hihi. Langsung deh ikut arus menuju loket. Kita cukup membayar 3000 rupiah saja.

Bangunannya terbilang kuno namun terawat. Ternyata, museum ini dibangun tahun 1928 lho oleh arsitek Belanda Ir. Menalda van Schouwenburg, dan dibangun oleh 300 orang pekerja dan selesai setahun kemudian. Diresmikan bertepatan dengan Kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik.

Museum Geologi Bandung
Gajah Blora berusia 165 ribu tahun 

Museum Geologi Bandung
Globe raksasa 

Berawal dari keinginan Pemerintah Belanda untuk meneliti tentang kekayaan mineral Nusantara. Mereka lalu mengumpulkan berbagai batuan dan bahan tambang lainnya di gedung di Rembrandt Straat Bandung. Awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum.

Museum ini direnovasi pada tahun 1999 dan diresmikan kembali oleh Ibu Megawati pada tahun 2000. Bangunan museum terdiri dari dua lantai. Lantai pertama terbagi tiga ruangan yaitu ruang orientasi di tengah, ruang sayap barat dan sayap timur.

Museum Geologi Bandung
Mengamati batuan 

Museum Geologi Bandung
Mengerjakan tugas 

Begitu masuk pintu utama museum, langsung disambut fosil replika gajah Blora yang besar sekali! Fosilnya ditemukan nyaris utuh di Blora pada tahun 1999, gajah purba ini hidup sekitar 165.000 tahun yang lalu! Fosil aslinya ada lho, Pejalan Santai, hanya disimpan agar awet.  

Inilah kenapa aku ingin sekali mengajak anak-anakku kesini. Mereka suka banget museum dan fosil binatang! Nanti pas liburan sekolah ya, kiddos!

Setelah itu, aku berbelok ke kiri dan masuk ke ruangan yang berisi animasi tentang tata Surya dan asal mula terbentuknya Bumi. Keren. Ada juga pajangan globe raksasa yang bisa diputar. Menarik juga ada penjelasan tentang tenaga tektonik dan gunung berapi fenomenal di Indonesia seperti Gunung Merapi.

Museum Geologi Bandung
Mineral Indonesia kaya

Museum Geologi Bandung
Museum yang interaktif

Kita bisa mengamati berbagai jenis batuan dari berbagai daerah. Seperti batu marmer dari Palu, Sulawesi Tengah, batu apung dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Ada layar interaktif juga berisi informasi tentang gunung berapi, jenis gempa dan lainnya.

Terus, kita bisa mengamati langsung kekayaan mineral untuk industri misalnya batubara, nikel, dan timah. Terus, ada berbagai jenis batu permata. Cantik deh, ada emas, intan, batu safir, zamrud dan banyak lagi. Berwarna-warni. Wih, cantik sekali kalau dijadikan cincin! Hihi. Mau!

Museum Geologi Bandung
Kristal yang indah

Museum Geologi Bandung
Bahan mineral untuk industri

Museum Geologi Bandung
Ruangan fosil

Ada juga lho simulasi gempa yang bisa kita coba. Jadi tahu bagaimana getaran saat gempa. Anak-anak antusias mencobanya. Aku melipir, bergidik ingat waktu tinggal di Papua dan Yogya sering merasakan gempa. Huhu.

Museum Geologi Bandung
Simulasi gempa

Yang paling seru adalah ruangan yang berisi persebaran fauna. Kita  bisa melihat berbagai fosil hewan seperti gajah dan kerbau. Seru banget kalau bocah-bocahku ikut ya. Museumnya menarik dan tidak membosankan. Banyak ilmu pengetahuan  yang bisa didapatkan. Insya Allah nanti liburan aku ajak mereka kesini deh!

Museum Geologi Bandung
Jalan Diponegoro No.57, Cihaur Geulis,
Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
Buka Senin-Kamis 08.00-16.00
Sabtu dan Minggu 08.00-14.00









Comments

  1. Ternyata isinya seru banget, ya. Kirain bakal bosen di dalamnya. Boleh nih mampir kalau ke bandung 😍

    ReplyDelete
  2. kuinget pertama kali ke bandung saat SD. ke museum ini.
    Museumnya ga banyak berubah, hanya info2 grafiknya aja yang nambah modern :D

    ReplyDelete
  3. eh aku belum pernah nih ke museum geologi iniii, kayanya seru ngajak anak-anak kesini yaaaa.. Museumnya juga terlihat rapi dan koleksiny oke oke yaaaaa.. Makasi infonya ya maaaaak

    ReplyDelete
  4. Saya orang Bandung terakhir kesini pas SD aja mbak. Plus pas saya nikahan hehe. Kebetulan reseprsi di gedung geologi hihi. Iya didalemnya kita bisa eksplore berbagai macam fossil, kerangka dan lainnya termasuk batu pemata. Kemana lagi mak selain kesini? Padahal bisa kopdaran yah

    ReplyDelete
  5. Kalo di Bandung kayaknya tiada hari tanpa macet deh mbak, hehe. Tapi lumayan rame ya museumnya.. saya pernah beberapa kali kesana selalu sepi, mungkin karena pas weekdays juga sih, hihi :D

    ReplyDelete
  6. Wah jalan-jalan seru ya mbak, sambil belajar banyak hal khusus buat anak-anak. Kalau suatu hari ke bandBan mesti lah kunjungi tempat ini

    ReplyDelete
  7. Jadi jelas deh, ada apa aja di museum geologi ini. Kupikir batu semua isinya hehehe

    ReplyDelete
  8. Udah lamaaa pengen ke museum ini lagi tapi belum sempet mampir mbaaa.. padahal banyak hal menarik yang bisa dilihat yaaa

    ReplyDelete
  9. Di Bandung ada macet juga ya Mak?

    Saya pernah kesini kayaknya deh. Tapi lupa lupa inget. Effect gak suka jepret jepret, dan kurang perhatian.

    ReplyDelete
  10. Aku blm pernah ke sini. Pengen sih, ajak anak2 kalo pas ke pakdhe nya nanti sekalian..

    Dan tulang/kerangka itu lho mba...tak pikir awalnya itu kerangka dinosaurus loh..baru tahu via postingan ini klo itu kerangka gajah..😁

    ReplyDelete
  11. Mau juga dong diajak ke Museum Geologi, Mbak Dedew :D
    Penasaran sama museum ini, beberapa kali lihat teman-teman blogger nge-post di Instagram, kali ini di blog Mbak Dedew :)

    ReplyDelete
  12. waah kemarin ke Bandung gak mampir kesini.. cuma lewat aja... nextime klo ke Bandung lagi mau kesini ahhh

    ReplyDelete
  13. Aku suka lho jalan-jalan ke museum, sayang anak-anakku kayaknya kurang tertarik. Tapi kalau museumnya bagus mungkin mereka jadi seneng ya. Belajar tentang aneka pengetahuan tapi tampilan museumnya enggak ngebosenin gitu.

    ReplyDelete
  14. Aku rasa waktu batu bisnis akik sedang seru-serunya, museum geologi pasti banyak pengunjung ya Mbak Dew. Melihat berbagai contoh batu batu unik dari seluruh Indonesia 😃

    ReplyDelete
  15. Liat fossil di museum ini jadi teringat film night at the museum. Anak-anakkua juga psti suka nih klo ada fossil binatangnya gini.

    ReplyDelete
  16. Walaupun belum dibentuk dan dipoles sedemikian rupa, batu permata sudah cantik sejak awal ya. Warna-warni dan kilaunya bagus. Pantesan mahal, hehe

    ReplyDelete
  17. Aku sudh dua kali ke museum ini Mbak. Terakhir pas kuliah bareng temen. Kebetulan aku sukanya wisata museum, besok2 mau ajak anak juga ke sini.

    ReplyDelete
  18. Wuiiih ada gajah Blora yg udah berusia 165 ribu tahun. Wah anak2 pasti demen nih diajak ke museum ini. Lengkap juga ya. Aku udah pernah belum ya? Lupa2 ingt hihihi Nah kalau suamiku pasti suka diajak lihat2 batu permata kan doi koleksi juga.

    ReplyDelete
  19. Jadi keinget kalau dulu ngajak ponakan ke musium pas dia masih kecil banget setahun dua tahun blm paham apa apa..... nah keknya kalau skrg mereka udah kelas 6 SD kelas cocok deh banyak banget yang bisa mereka ketaui sesuai kemampuan berrpikirnya 😃

    ReplyDelete
  20. sampai sekarang, aku sebenarya masih belum ngerti, batu batu permata itu, maksudku yang masih dalam bentuk bongkahan batu gitu, apa indahnya ya jika dipajang dalam bentuk menhir seperti di mall-mall.. hahaha.. maafkan aku belum ngerti

    ReplyDelete
  21. Museum Favoritku di Bandung. Bagus dan informative. Terus nyebrang Ada Yogurt Cisangkuy , jajan deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa jadi inget dulu zaman kuliah suka beli yogurt cisangkuy... Kangen jadinyaa... :D Sekarang masih ada ya?

      Delete
  22. Perjalanannya sekali mendayung dua pulau terlampaui ya kak, asik banget museumnya ramai dan bersih, apalagi banyak hal yang bisa dilihat di sana, keren..

    ReplyDelete
  23. Perjalanannya sekali mendayung dua pulau terlampaui ya kak, asik banget museumnya ramai dan bersih, apalagi banyak hal yang bisa dilihat di sana, keren..

    ReplyDelete
  24. Belum pernah ke museum ini, baru tau juga ada museum beginian, jadi list kunjungan nih buat anak2, TFS mba

    ReplyDelete
  25. Eh ternyata dalemnya bagus dan banyak pengetahuan yang seru yak.
    Kudu ke Bandung lagi nih. Kemaren cuma sempet ke Museum Pos Indonesia & Museum Gedung Sate doang.

    ReplyDelete
  26. Wah keren banget museumnya ya..sungguh pas jd salah satu tujuan wisata keluarga. Anak2 pasti suka belajar sejarah di sini..

    ReplyDelete
  27. Lupa tahun berapa saya terakhir mengajak anak-anak ke sini. Tetapi, saya memang suka dengan museum geologo karena cukup terawat

    ReplyDelete
  28. Karena ada Globe, berarti museum ini mendukung teori bumi bulat ya? Ahahhaa. *bercanda*


    Memang cocok bawa anak-anak kesini. Pertama, biar akrab dengan museum dan yang kedua pastinya agar pengetahuan mereka bertambah. Tidak hanya membayangkan batuannya, tapi bisa melihat langsung batuannya seperti apa

    ReplyDelete
  29. Sekarang bagus Museum Geologi tuh. Ada interaktif kegempaan segala. Harus pelan-pelan dibaca sih penjelasan di poster-posternya. Kadang malem juga dibuka tuh. Tapi aku belum pernah ke Museum malem-malem...

    ReplyDelete
  30. Museum Geologi pasti selalu ramai sama anak sekolah, ya. Isinya baguuus... Aku pernah ke sana sekali tapi udah lama banget mba Dewi, ada kali 15 taun lalu... Hehe... Lupa pun ada batu-batu yang keren ya yang jadi koleksi museum... Kalo ke Bandung pingin juga ajak anak-anak ke sini, pasti pada seneng liat fosil... :D

    ReplyDelete
  31. Mudah-mudahan April ini bisa kesana, sekaalian ajak anak-anak

    ReplyDelete
  32. Destinasi menarik yang harus banget dimasukkin ke list nih kalo next time ke Bandung. Belum pernah museum-an di Bandung ^^

    ReplyDelete
  33. Ini tempat wisata edukasi yg murah meriah banget tp bermanfaat. Sayang anak2 ku mah sdh pd bosan ke sini..heu..

    ReplyDelete
  34. wahh kemarin terlewat nih museum ini gak diampiri..padahal udah lewat di depannya..hehehe etapi naik Bandros..jadi emang gak bis amampir yak...Lain kali lah kalo ke Bandung..Insyaallaah...

    ReplyDelete
  35. Mbak Dew, aku malah baru nyadar ya ternyata Museum Geologi ini adanya di Bandung. Padahal dulu sejak kecil udah sering muncul di cover buku-buku catatan.

    ReplyDelete
  36. Ini tuh dalam museumnya seperti ini toh? Aku belum pernah soalnya ke museum Geologi, boleh juga nih ajak anakku ke Bandung buat mampir ke museum Geologi. Apalagi sekarang banyak tempat wisata yang belum pernah aku kunjungi.

    ReplyDelete
  37. Ah serunya di dalamnya ya. Itu crhistalnya bagus banget...

    ReplyDelete
  38. Waaahh jd pengen ajak anak juga ke sana mbak :D
    Jadi ini museumnya emang niat gtu ya dr awal dijadikan museum utk belajar sejarah, udah sejak lama pula. Batu2 mineralnya apik2 pengen liat sendiri kyk apa, selama ini liat potonya aja di buku pelajaran IPA :D

    ReplyDelete
  39. Destinasi seru dan mendidik untuk anak ya...jadi tahu keanekaragaman mineral yang ada di bumi Indonesia..

    ReplyDelete
  40. Pengen ya Allah ke sana.... Pengen lihat-lihat fosil2....

    ReplyDelete
  41. Ketika pertama mengunjungi museum Geologi saya dibuat takjub sama koleksi yg ada. Lengkap dari tata Surya (benda langit) hingga material bumi

    ReplyDelete
  42. Aku suka banget ke sini, rasanya pengen lagi ke sana kalo ke Bandung, belum puas walaupun udah keliling. Belajar sejarah melalui kunjungan ke museum emang seasik itu ya Mbak.

    ReplyDelete

Post a Comment