Advertisement

Perjalanan Penuh Warna Blog Pejalan Santai

Halo Pejalan Santai,

Bagaimana kabarmu?

Semoga happy , sehat, dan bisa terus jalan-jalan, ya!

Saat buka-buka blog PejalanSantai ini, jadi terkenang alasan mengapa aku memulai blog ini. Aku ingin berbagi tentang Perjalanan Penuh Warna Blog Pejalan Santai. Tadinya, aku tak percaya diri untuk membuat blog khusus piknik dan jalan-jalan. Bagaimana tidak? Aku tuh jarang piknik, hehe. Sekalinya piknik pun tidak jauh-jauh.

Beda banget dengan teman-temanku pengurus Indonesia Corners, komunitas travel blogger tempat aku bergabung. Mereka sudah melanglang buana ke mana-mana. Mereka juga sudah dikenal di dunia traveling. Yup, Akulah satu-satunya yang bukan travel blogger eh malah jadi pengurus dan ikut mendirikan IDC. Ajaib ya.

Perjalanan Blog Pejalan Santai

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku membuat blog khusus untuk jalan-jalan pada 2016. Blog yang kubuat sederhana banget di Blogspot. Teman-teman menyarankan untuk bikin blog di Wordpress yang lebih mudah dan aplikatif. 

Aku bikin blog jalan-jalan juga biar nggak malu juga sih, hihi. Eh, pengurus Indonesia Corners kok nggak punya blog traveling? Hihi. Nama blognya simpel,  Pejalan Santai. Sesuai keadaanku yang traveling sesekali saja, hihi. Blog ini sekaligus jadi doa semoga dengan adanya blog ini aku jadi makin banyak kesempatan untuk jalan-jalan ya. Aamiin.

Tak disangka, 6 tahun sudah sejak aku merintis blog ini. Banyak kenangan manis yang kurasakan saat menjalankan blog ini. Blog sederhana ini jadi portofolio untukku. Berkat blog ini, aku diundang berbagai jenama dan kantor pemerintahan untuk menghadiri acaranya. Berkat blog ini pula aku bisa jadi kontributor web hingga narasumber berbagai event. Ajaib, ya?

Indonesia Corners masih ada grup WA tapi kegiatannya sudah tak aktif lagi. Bahkan, teman seperjuangan ada yang sudah tidak ngeblog lagi. Sibuk dengan kegiatan lain. Beberapa teman lain juga berpencar. Mengurus urusannya masing-masing.

Blog Pejalan Santai, Alhamdulillah tetap berlanjut. Walaupun saat pandemi, artikelnya jarang sekali diperbarui. Tapi, blog ini masih bertahan. Saat pandemi, kadang aku mengunggah artikel yang asalnya dari jalan-jalan sebelum pandemi yang fotonya memenuhi memori ponselku. Kadang, aku mengisi blog dengan tips-tips seperti cara menulis artikel perjalanan hingga tips jalan-jalan lainnya.

Perjalanan Blog Pejalan Santai

Kebanyakan, isi blog Pejalan Santai malah kulineran ke berbagai tempat hehe karena itulah yang mudah untuk ditulis, ya. Coba deh tengok beranda blogku yang artikelnya rata-rata tentang kuliner. Kadang jadi berpikir, dari travel blogger ala-ala, kini akankah aku beralih jadi food blogger ala-ala juga? Hahaha.

Setelah pandemi, Alhamdulillah sudah bisa jalan-jalan lagi ya. Blog Pejalan Santai perlahan mulai terisi artikel jalan-jalan. Aku menulis artikel jalan-jalan ke Solo, Yogya dan Sukabumi. Lumayan ya. Senang sekali kalau ada pembaca yang menghubungiku via surel atau media sosial bercerita kalau artikelku bermanfaat untuk jadi panduannya jalan-jalan. Alhamdulillah, suatu kepuasan tersendiri bagi blogger. Hei, artikelku ada yang baca, lho! Hihi.

Alhamdulillah, hingga kini tetap excited untuk pergi ke tempat baru. Tak hanya karena ingin mendapatkan pengalaman baru tapi juga senang karena bisa punya bahan untuk konten di Pejalan Santai, hihi. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui kan?

Sekarang, aku mengunggah 1-3 artikel untuk blog Pejalan Santai tiap bulan. Hanya sedikit ya, tak mengapa asal konsisten. Kunjungan per bulannya sekitar 1000 pengunjung. DA nya juga belum berhasil kubenahi. Sayang, iklannya sedang ditangguhkan karena amplop dari Google tak kunjung sampai rumahku, huhu. 

Baca Juga: Asal Mula Blog Pejalan Santai

Aku perhatikan, isi blognya pun masih konsisten membahas wisata dan kuliner. Jadi, tak jauh melenceng dengan niche blog ini saat dimulai. Berbeda dengan blog Semarang Coret yang kini sudah jadi blog niche lifestyle, hehe saking randomnya.

Harapanku, semoga aku diberikan kesehatan agar bisa terus menulis, bisa jalan-jalan ke Korea Selatan dan Umrah ke Mekah. Terus, blog Pejalan Santai ini bisa terus mengunggah artikel-artikel jalan-jalan dan kuliner yang makin memikat. Juga artikelnya bisa bermanfaat jadi panduan perjalanan para Pejalan Santai, ya. 

Terima kasih sudah membaca blog Pejalan Santai! Kalau ada saran atau usul atau kritik, boleh banget hubungi aku via akun Instagram @dedew_writer. Terima kasih sudah membaca perjalanan penuh warna blog Pejalan Santai!

Foto: Aldebaran

Post a Comment

8 Comments

  1. Blog udah fokus gini keren banget mbak. Punyaku super duper gado-gado wkwk. Habisnya mau bikin blog lagi udah gada energi buat ngurusnya. Semangat jalan-jalannya ya mbak!

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah semoga selalu konsisten menulis dengan niche travel ya Mbak Dedek sesuai dengan passion. Kalau istiqomah insha Allah nanti ada hasilnya

    ReplyDelete
  3. Semoga kita semua selalu sehat ya mbaa, biar bisa konsisten ngisi blog nya. Blog ku jalanjajan juga sepi konten nih. Duuh, semangat buat kita ya mbaa

    ReplyDelete
  4. Kak Dew...
    menginspirasi sekali.

    Mengumpulkan ide untuk memberikan inspirasi kepada para traveller ini memang seru sekali. Apalagi bagi yang Itchy Travel Feet.
    Panduan banget dengan membaca blog pejalan santai.

    ReplyDelete
  5. Keren banget, sudah fokus bikin blog yang temanya sama atau punya ciri khusus. Blogku masih gado-gado. Bikin blog baru, isinya juga gado-gado. Aish susah konsisten gitu mungkin karena sayanya kurang fokus untuk satu jenis tulisan kali yah. Sekalipun nama blognya hampir sama selalu gunakan nama Dawiah, tetap saja isinya random.

    ReplyDelete
  6. Blognya keren kak. Kalau punyaku masih gado-gado dan belum bisa rutin buat artikel. Semoga wishlist kita bisa tercapai dan bisa terus berkarya di blog.

    ReplyDelete
  7. Diriku juga fokus dengan tulisan kuliner dan perjalanan sejak awal mula blog dibuat. Berusaha untuk konsisten itu bukan pekerjaan yang mudah ya kak. Terus berjuang untuk merangkai kata dalam makna

    ReplyDelete
  8. Blogger keren ini mah. Klo udh konsisten menulis artikel, gak aneh lagi bakal dipanggil sbg narasumber atau dikontak sama brand. Aamiin. Terus semangat mbaa 👍

    ReplyDelete